09 May 2012

UTS Ekstension FEUI, ECON 30102, Maret 2011

Pada tahun 2009, permintaan dan penawaran produk HENA diketahui adalah: Permintaan: P = 1000 – 8 Q ; Penawaran: P = 10 + 2 Q
 Pada tahun 2010 terjadi kenaikan pendapatan masyarakat sehingga permintaan HENA meningkat menjadi:  P = 1200 – 8Q
Pertanyaan:
1.  Bagaimana perubahan yang terjadi dalam pasar HENA tersebut? (Bandingkan harga dan jumlah barang yang diperdagangkan pada tahun 2009 dan 2010)
2. Jika kesejahteraan masyarakat dapat diukur dari Consumer Surplus dan Producer Surplus, pihak manakah yang mengalami peningkatan kesejahteraan di tahun 2010?  (Hitung Consumer Surplus dan Producer Surplus untuk kedua tahun tersebut dan bandingkan)

UAS Ekstension FEUI - ECON 30102 - Mei 2011

Sebuah perusahaan yang beroperasi di pasar yang bersifat monopoli memiliki fungsi Marginal Cost (MC) sebagai berikut: P = 100 + 4 Q ; sedangkan fungsi permintaan pasar diketahui: P = 100.000 – 8 Q
a. Berapakah harga yang ditentukan? Berapa jumlah barang yang dijual?
b. Banyak pihak mengatakan bahwa struktur pasar yang bersifat monopoli tersebut membawa ’mudarat’ bagi perekonomian. Hitunglah, berapa rupiah nilai kemudaratan tersebut?
c. Ilustrasikan dalam bentuk apa yang disebut ”kemudaratan” itu terjadi?
d. Jika kemudian pemerintah mengenakan pajak sebesar Rp.9.000,- untuk setiap barang yang dijual. Berapa pendapatan pemerintah dari pajak tersebut? Siapa penanggung pajak terbesar?

30 April 2010

UAS Mikroekonomi untuk Kebijakan Publik - Desember 2009

SOAL A
Pasar Ikan di kota Xadu bersifat sangat kompetitif, salah satu daerah pemasoknya adalah kampung nelayan Zida yang terletak sekitar 100km dari kota Xadu. Akan tetapi kondisi jalan ke kota Zida sangat buruk, sehingga hanya ada satu pembeli yang menampung hasil tangkapan ikan di kota Zida. Padahal potensi ikan di kota Zida sangat luar biasa. Untuk itu pemerintah berencana membangun jalan raya antara Xadu dan Zida yang diharapkan dapat memperlancar arus barang, utamanya ikan. Dengan jalan yang makin baik, diramalkan jumlah pengusaha yang akan menampung hasil tangkapan ikan menjadi lebih banyak dan bersifat persaingan sempurna.
Permintaan terhadap ikan di kota Zida memiliki fungsi P = 5000 - 0,2 Q
Fungsi penawaran ikan dari para nelayan adalah P = 3000 + 0,3 Q (ingat bahwa fungsi penawaran ini sama dengan fungsi Average Expenditure dari pembeli ikan)
Berdasarkan keterangan di atas, anda diminta untuk memperkirakan:
1. Berapa jumlah ikan yang dibeli dari nelayan di Zida dan berapa harganya?
2. Berapa jumlah ikan yang dibeli dari nelayan jika jalan raya selesai dibangun?
3. Berapa keuntungan/kerugian bagi nelayan di Zida akibat ada pembangunan jalan raya tersebut?

SOAL B
Kegemaran masyarakat memakan tempe berimplikasi pada kebutuhan perekonomian akan kacang kedelai sebagai bahan baku utamanya. Oleh karena harga dunia pada saat ini lebih rendah daripada harga yang diinginkan petani untuk swasembada kedelai, maka perekonomian memenuhi sebagian kebutuhan kedelai dengan cara mengimpor dari luar negeri. Harga dunia untuk kedelai pada saat ini adalah Rp. 7000,- per kg.
Permintaan masyarakat akan kacang kedelai diketahui mengikuti fungsi:
P = 40000 - 2 Q
Sementara penawaran dari petani di dalam negeri memiliki fungsi:
P = 2000 + 0,5 Q
Berdasarkan data di atas, anda diminta untuk menganalisa:
1. Berapa produksi kedelai dalam negeri saat ini?
2. Berapa impor kedelai saat ini?
3. Jika pemerintah ingin produksi domestik meningkat sebesar 10%, berapa tarif yang harus dibebankan untuk setiap kg kedelai yang diimpor?
4. Siapa yang diuntungkan dan dirugikan atas penentuan tarif tersebut dan berapa rupiah keuntungan dan atau kerugian tersebut?
5. Jika pemerintah ingin para petani berkonsentrasi untuk swa sembada kedelai, berapa tarif yang harus dibebankan atas setiap kg kedelai yang diimpor?
6. Berapa keuntungan pemerintah atas penetapan tarif pada butir 5 tersebut? Mengapa demikian?

SOAL C
Dalam rangka meningkatkan PAD dan memperlancar arus penumpang dari dan ke Bandara, Pemerintah merencanakan membuat BUMD transportasi yang diberi nama TransBandara. Dari studi kelayakan diketahui bahwa ada kemungkinan masyarakat dapat dibedakan menjadi dua kelompok. Jadi sangat mungkin mereka dibedakan menjadi dua kelas, yaitu kelas bisnis dan kelas ekonomi.
Permintaan kelas bisnis: PB = 40.500- 2 QB
Permintaan kelas ekonomi: PE = 22.500 - 0.5 QE
Sebenarnya dalam tidak ada perbedaan biaya yang signifikan dalam melayani penumpang bisnis dan ekonomi. Biaya pelayanan tersebut diperkirakan memiliki fungsi: TC = 100.000.000 + 5000 Q + 0,2 Q^2
Saat ini terjadi perdebatan di DPRD dalam rangka menetapkan Tarif TransBandara tersebut dimana ada pihak yang menginginkan adanya membedaan antara Kelas Bisnis dan Kelas Ekonomi. Ada pula pihak yang menginginkan diberlakukannya satu harga dengan alasan keadilan.
Pertanyaan:
1. Bagaimana sebenarnya fungsi permintaan total (Bisnis ditambah Ekonomi) TransBandara tersebut?
2. Bagaimana pula dengan fungsi Marginal Revenue (MR) total TransBandara tersebut?
3. Mengingat siapapun operatornya, TransBandara akan merupakan satu-satunya perusahaan yang memiliki ijin operasi, berapa Tarif yang akan diusulkan oleh manajemen jika diberlakukan satu harga? Berapa jumlah penumpang yang akan menggunakan jasa tersebut?
4. Jika diberlakukan pembedaan harga, berapa tarif Kelas Bisnis dan tarif Kelas Ekonomi? Berapa jumlah penumpang masing-masing Kelas tersebut?
5. Berapa keuntungan yang dihasilkan jika tidak dilakukan pembedaan tarif?
6. Berapa keuntungan yang dihasilkan jika dilakukan pembedaan tarif?
7. Jika pemerintah lebih mementingkan kesejahteraan rakyat daripada PAD, berapa tarif yang sebaiknya diterapkan?

28 March 2010

UTS Mikroekonomi untuk Kebijakan Publik - Maret 2010

SOAL 1

Dari pengamatan mahasiswa Universitas Indonesia mengenai fungi permintaan barang X didapatkan dua persamaan sebagai berikut:

(1)..... Qx = 20155 - 303 Px - 36 Pz - 8 Y

(2)..... lnQx = 19,63 - 2,20 lnPx - 0,06 lnPz - 0,43 lnY

dimana Qx adalah jumlah barang X (dalam unit), Px adalah harga barang X (dalam ribuan rupiah), Pz adalah harga barang Z (dalam ribuan rupiah) dan Y adalah pendapatan masyarakat (dalam puluhan ribuan rupiah)

Pertanyaan:
1. Bagaimana sifat barang X (ada dua sifat)? Apa indikasinya?
2. Bagaimana hubungan antara barang Z dengan barang X?
3. Jika bulan ini permintaan terhadap barang X berjumlah 11.000 unit, sementara untuk bulan yang akan datang diduga harga barang X akan turun sebesar 2% sementara harga barang Z naik sebesar 5% dan pendapatan akan turun sebesar 4%, berapakah prediksi permintaan barang X pada bulan yang akan datang?

SOAL 2

Dari survey yang dilakukan mahasiswa Universitas Indonesia ditemukan bahwa pasar widget memiliki 10 konsumen yang memiliki fungsi permintaan sebagai berikut:
.....D1: P1 = 25000 - 2 Q1
.....D2: P2 = 25000 - 5 Q2
.....D3: P3 = 25000 - 1 Q3
.....D4: P4 = 25000 - 2,5 Q4
.....D5: P5 = 25000 - 0,5 Q5
.....D6: P6 = 25000 - 0,4 Q6
.....D7: P7 = 25000 - 0,2 Q7
.....D8: P8 = 25000 - 1,25 Q8
.....D9: P9 = 25000 - 0,25 Q9
.....D10: P10 = 25000 - 5 Q10


Dari sisi penawaran, ternyata hanya ada 5 pemasok yang ada di pasar tersebut, yang masing-masing memiliki fungsi penawaran : Q = 9800 + 4 P

Walaupun jumlah perusahaan yang ada hanya 5, hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar tersebut memiliki sifat pasar persaingan sempurna.

Pemerintah kemudian menjalankan program BLT bagi masyarakat yang tertinggal. Program itu ternyata menimbulkan 1 konsumen baru dalam pasar widget dengan fungsi permintaan:
.....D11: Q11 = 85000 - 3,4 P11

Sementara itu, pemerintah tidak melakukan kebijakan apapun yang dapat menyebabkan bertambahnya jumlah produsen.

Pertanyaan:
a. Mengapa para mahasiswa UI dapat menyimpulkan bahwa pasar tersebut merupakan pasar persaingan sempurna? Syarat-syarat apa yang harus dipenuhi sebuah pasar sehingga dapat disebut sebagai pasar persaingan sempurna?
b. Bagaimana fungsi permintaan widget sebelum adanya program BLT?
c. Bagaimana fungsi pernawaran widget sebelum adanya program BLT?
d. Berapa harga yang terjadi di pasar sebelum adanya program BLT?
e. Berapa banyak widget yang diproduksi di pasar tersebut sebelum adanya program BLT?
f. Bagaimana fungsi permintaan widget setelah adanya program BLT?
g. Bagaimana fungsi pernawaran widget setelah adanya program BLT?
h. Bagaimana dampak adanya program BLT terhadap harga? Berapa persen perubahan harga?
i. Bagaimana dampak adanya program BLT terhadap jumlah produksi? Berapa persen perubahan jumlah produksi tersebut?
j. Jika YLKI menuntut pemerintah untuk melindungi konsumen dengan cara mencegah kenaikan harga, bagaimana pendapat saudara?


SOAL 3

Hena adalah salah satu barang yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Dari hasil pengamatan mahasiswa Universitas Indonesia, diketahui bahwa fungsi permintaan masyarakat Indonesia terhadap barang tersebut adalah Qd = 1000 – P ; sementara itu fungsi penawaran dalam negeri untuk barang tersebut Qs = 10 + P. Harga dunia untuk barang tersebut adalah Rp 300 yang ternyata lebih murah daripada harga keseimbangan dalam negeri jika perekonomian tertutup dari barang impor. Akan tetapi sudah sejak dahulu kala Indonesia adalah negara dengan perekonomian terbuka. Untuk melindungi produksi dalam negeri, selama ini, pemerintah memberikan proteksi dengan mengenakan tarif sebesar Rp 100 untuk setiap unit produk yang diimpor. Permasalahannya sekarang, berbagai pihak sedang berdebat dengan sengit karena Indonesia ikut dalam perjanjian ACFTA yang mengharuskan pemerintah untuk melakukan penghapusan tarif pada produk tersebut.

Pertanyaan:
a. Sebelum diterapkannya ACFTA, berapa jumlah produksi dalam negeri dan berapa jumlah impor produk tersebut.
b. Berapa penerimaan pemerintah dari sektor tersebut.
c. Bagaimana dampak penerapan ACFTA bagi ekonomi Indonesia yang berkaitan dengan barang tersebut? (harga, jumlah produksi dalam negeri dan impor)
d. Siapa saja pihak yang diuntungkan dan dirugikan dari penerapan ACFTA tersebut? Berapa besar keuntungan atau kerugian tersebut?
e. Dari perhitungan di atas, bagaimana kesimpulan saudara mengenai dampak ACFTA bagi perekonomian Indonesia?
f. Secara teoritis, apa yang harus dilakukan agar supaya jumlah produksi dalam negeri tidak berubah akibat penerapan ACFTA tersebut? Mengapa demikian?
g. Jika pemerintah dibolehkan untuk memberikan subsidi, berapa rupiah anggaran yang harus disediakan agar butir f tersebut tercapai?


SOAL 4

Pemerintah berniat mengenakan pajak pada beberapa produk yang sebelumnya tidak dikenakan pajak. Salah satu dari produk tersebut adalah “adakat”. Menurut rencana, pemerintah akan mengenakan pajak sebesar 20% dari harga yang dibayar untuk setiap “adakat” yang terjual di pasar. Menurut penelitian DJP, permintaan “adakat” masyarakat selama ini mengikuti fungsi sebagai berikut P = 1000 – 8 Qd ;
sedangkan fungsi penawaran “adakat” adalah Qs = 5 + 0,5 P

Pertanyaan:
a. Berapa jumlah Adakat yang yang diperjualbelikan sebelum penerapan pajak?
b. Berapa harga Adakat di pasar sebelum penerapan pajak?
c. Jika pemerintah menargetkan penerimaan pajak sebesar Rp 24710,4 ; apakah hal itu merupakan perhitungan yang tepat? Jelaskan dengan perhitungan yang rinci. Mengapa demikian?
d. Siapa yang menanggung beban pajak? Berapa besar?
e. Adakah perekonomian (khusus pasar Adakat) dirugikan atau diuntungkan akibat kebijakan tersebut? Jika ada, berapa keuntungan/kerugian tersebut? Jika tidak, mengapa?

SOAL BONUS

Jelaskan dengan menggunakan grafik, apa yang akan terjadi dengan jumlah barang yang diminta dan bagaimana bagaimana bentuk kurva permintaan jika barang inferior mengalami kenaikan harga. Tunjukkan pula efek substitusi dan efek pendapatan yang terjadi. Jelaskan pula mengapa barang inferior memiliki bentuk kurva permintaan yang lebih inelastis daripada barang normal.

18 March 2010

UTS Mikroekonomi untuk Kebijakan Publik - Oktober 2009

SOAL 1
Pemerintahan baru mencanangkan bahwa mereka akan melakukan kebijakan yang berpihak pada petani sebagai produsen bahan pangan (beras). Mereka percaya bahwa dengan peningkatan produksi beras maka kesejahteraan petani akan lebih baik. Ada dua pilihan kebijakan yang menjadi pertimbangan sekarang ini, yaitu (1) menentukan harga dasar beras, atau (2) memberikan subsidi bagi petani untuk setiap kg beras yang diproduksinya (dalam satuan rupiah per kg). Penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa pasar beras memiliki fungsi permintaan dan penawaran sebagai berikut (jumlah dalam satuan kg, harga dalam satuan rupiah):
Penawaran: Qs = 250 + 0,25 P
Permintaan: Qd = 1750 – 0,5 P
a. Berapa tingkat harga dan jumlah produksi beras dalam keseimbangan saat ini?
b. Jika pemerintah menetapkan target produksi naik sebesar 10 % dari kondisi saat ini, berapa harga dasar yang harus ditetapkan? (ingat hanya target produksi yang naik, bukan kurva penawaran)
c. Berapa anggaran yang harus dipersiapkan dalam APBN?
d. Apa dampak kebijakan tersebut bagi petani dan bagi konsumen beras?
e. Jika pilihan kebijakan adalah dengan memberikan subsidi (target kenaikan produksi sama dengan butir b), berapa subsidi yang harus diberikan untuk setiap kg beras?
f. Berapa anggaran yang harus dipersiapkan dalam APBN?
g. Apa dampak kebijakan tersebut bagi petani dan bagi konsumen beras?
h. Manakah kebijakan yang lebih baik menurut anda (ingat tujuannya), apakah potensi risiko dari kebijakan tersebut?

SOAL 2

Pada tahun 2009, Kementerian Perumahan Rakyat berhasil mencapai target mereka untuk membangun 100.000 unit Rusunawa (Rumah Susun Sewa). Menteri saat ini yang baru saja dilantik sangat antusias untuk meningkatkan target pembangunan Rusunawa di tahun 2010 menjadi 104.200 unit Rusunawa baru. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan adanya ramalan para ahli ekonomi yang memperkirakan bahwa pertumbuhan pendapatan masyarakat akan tumbuh sebesar 6 persen di tahun 2010 nanti. Akan tetapi harga bahan bangunan juga diperkirakan akan mengalami kenaikan, oleh karena itu pemerintah terpaksa akan menaikkan tarif sewa Rusunawa sebesar 12% di tahun 2010. Ekonomi yang diramalkan membaik akan akan menyebabkan kenaikan permintaan terhadap hunian sewa lainnya. Para ahli perumahan memperkirakan rata-rata harga sewa rumah pada umumnya (selain Rusunawa) akan meningkat dari Rp.400.000 di tahun 2009 menjadi Rp 440.000 di tahun 2010. Pemantauan terhadap permintaan Rusunawa selama ini menunjukkan bahwa elastisitas permintaan akibat adanya perubahan pendapatan adalah 0,7. Sementara elastisitas silangnya adalah 0,3. Gejala yang juga terlihat selama ini, jika harga sewa Rusunawa dapat diturunkan sebesar 12 persen, jumlah Rusunawa yang diminta akan meningkat 4 persen.
Jika anda adalah staf khusus Menteri Negara Perumahan Rakyat, apakah pendapat anda tentang target tahun 2010 tersebut? Jelaskan mekanisme perhitungannya.

SOAL 3
Terhadap faktor produksi yang digunakannya, perusahaan akan memberikan balas jasa sesuai dengan produktivitas marginal yang diberikan oleh faktor-faktor produksi tersebut kepada perusahaan. Buktikan

SOAL 4
Jelaskan dengan menggunakan grafik, apa yang akan terjadi dengan jumlah barang yang diminta dan bagaimana bagaimana bentuk kurva permintaan jika Barang Giffen mengalami kenaikan harga. Tunjukkan pula efek substitusi dan efek pendapatan yang terjadi.

SOAL BONUS (pilih satu di antara dua)
a. Buktikan bahwa fungsi biaya adalah kebalikan dari fungsi produksi
b. Buktikan bahwa profit maksimum (hampir) tidak ada hubungannya dengan efisiensi produksi (productive efficiency)
Gunakan pendekatan matematis untuk menjawab di atas

14 October 2009

Soal Latihan 903 (Mikroekonomi untuk Kebijakan Publik)

Diketahui:
Demand: __ P = 10 - Q
Supply: ___ P = Q - 4
-
Perkirakan:
a* Berapa jumlah barang yang tersedia di pasar?
b* Berapa harga yang akan ditentukan di pasar?
-
Pemerintah merasa bahwa harga tersebut kurang menguntungkan produsen, untuk membantu produsen maka pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp.1,- untuk setiap barang yang diproduksi.
-
Tentukan:
c* Berapa anggaran subsidi yang harus disiapkan pemerintah?
d* Siapa yang menikmati subsidi? Berapa besarnya?
e* Bandingkan dengan kebijakan pada soal latihan 902. Bagaimana komentar anda?

Soal Latihan 902 (Mikroekonomi untuk Kebijakan Publik)

Diketahui:
Demand: __ P = 10 - Q
Supply: ___ P = Q - 4
-
Perkirakan:
a* Berapa jumlah barang yang ada di pasar dan berapa harganya
-
Pemerintah beranggapan bahwa harga tersebut terlalu rendah dan merugikan produsen, untuk melindungi produsen pemerintah menetapkan bahwa harga terendah adalah Rp.4,-
-
b* Berapa jumlah anggaran yang harus disiapkan pemerintah?
c* Untuk apa anggaran tersebut disiapkan?
d* Apa yang akan terjadi pemerintah tidak mengalokasikan dana tersebut dalam APBN-nya?
-

Soal Latihan 901 (Mikroekonomi untuk Kebijakan Publik)

Diketahui:
Supply: _____ P = 50 +Q
Demand: ____ P = 200 – 2Q
Perkirakan:
a* Berapa harga dan jumlah yang akan diperdagangkan?
b* Jika pemerintah menerapkan pajak sebesar Rp. 30 per unit barang, berapa penerimaan pajak yang akan diterima pemerintah?
c* Berapa beban pajak yang ditanggung oleh konsumen?
_
Jika pemerintah mengenakan pajak 20% dari harga jual per unit dari kondisi awal (bukan Rp.30 per unit).
Perkirakan:
d* Berapa penerimaan pajak yang akan diterima pemerintah?
e* Berapa beban pajak yang ditanggung oleh produsen?
_
f* Dimanakah letak perbedaannya?

11 May 2009

UAS Mikroekonomi Untuk Kebijakan Publik - Januari 2007

Negeri Adepe adalah sebuah negeri agraris kecil. Untuk menunjang pertanian negeri tersebut, dua puluh tahun yang lalu pemerintah telah mendirikan Pabrik Pupuk Milik Negara (PPMN). Demikian kecilnya negeri itu sehingga seluruh kebutuhan pupuk negeri tersebut dapat dipasok oleh PPMN tersebut. Untuk melindungi produktivitas petani, harga pupuk ditentukan oleh pemerintah. Pada saat ini harga pupuk adalah Tya 60 per ton dengan total konsumsi 2000 ton per bulan. PPMN tersebut mempersoalkan harga tersebut pada pemerintah dengan alasan harga tersebut tidak memenuhi tingkat keekonomian. PPMN tersebut mengusulkan adanya kenaikan harga. Sebagai negara sahabat, Adepe meminta pemerintah Indonesia memberikan nasehat ekonomi. Untuk itu pemerintah mengutus anda sebagai konsultan dan penasehat ekonomi negara tersebut.

Hasil penelitian Tim MPKP menemukan bahwa, biaya produksi pupuk dan permintaan bulanan yang dihadapi BUMN tersebut adalah
....Total Cost => TC = 2800 + 10 Q + 0.01 Q^2
....Demand => P = 100 – 0.02 Q

Pemerintah Adepe sangat tidak suka analisis kualitatif dan debat kusir, baginya akan lebih jelas kalau anda memberikan penjelasan dalam satuan mata uangnya yaitu Tya. Jika tidak bisa, anda tidak akan mendapatkan penilaian yang baik dan mempermalukan Indonesia dan MPKP FEUI.

Pertanyaan:
1. Berapa kira-kira kenaikan harga yang ada di benak Direksi PPMN tersebut? Mengapa?
2. Bagaimana sebenarnya kondisi perusahaan tersebut sekarang?
3. Untuk kesejahteraan masyarakat negara Adepe, berapa seharusnya harga pupuk yang ditetapkan pemerintah? Menurut saudara apa yang terjadi dengan PPMN dengan harga tersebut?
4. Jika harga pada point 1 disetujui, adakah kerugian yang diderita negara tersebut? Siapa yang dirugikan dan siapa yang diuntungkan. Berapa besar?

Catatan: Pemerintah Adepe menginginkan keadilan bagi setiap warga negaranya. Mereka juga tidak mau menanggung subsidi jika PPMN tersebut merugi. Jadi anda harus mengungkapkan pula bagaimana tingkat keuntungan PPMN pada setiap harga yang menjadi alternatif tersebut di atas.

UAS Mikroekonomi Untuk Kebijakan Publik - Januari 2007

Seorang Direktur BUMN di negara Adepe mengungkapkan masalahnya pada anda. Selama bertahun-tahun ini, setiap kali dia meningkatkan penjualan sebesar 16 persen maka harga akan turun sebesar 4 persen. Akan tetapi setiap dia menaikkan harga sebesar 15 persen, maka penjualannya akan turun sebesar 60 persen. Jadi berapa harga yang harus dia terapkan sementara untuk menambah produksi dari 2000 menjadi 2200 unit dia total biaya yang harus dikeluarkan bertambah sebanyak Tya 1800?

UAS Mikroekonomi Untuk Kebijakan Publik - Desember 2007

Masyarakat Kota Empekape sangat haus akan hiburan. Pemerintah Kota kemudian memutuskan untuk membangun Taman Hiburan satu-satunya bagi rakyat kota tersebut yang pembangunan dan pengelolaannya diserahkan pada investor swasta yang juga berhak menentukan tarif masuk. Biaya pembangunan dan biaya tetap lainnya (fixed cost) yang dibutuhkan adalah E$ 5000 per hari. Sedangkan biaya operasinya bervariasi sesuai dengan jumlah pengunjung (variable cost) sebesar E$ 4 untuk setiap pengunjung. Menurut perkiraan, permintaan total pengunjung adalah per hari adalah:
Permintaan Total: Pt = 50 – 0,04 Qt
Jika dipihak berdasarkan usia, maka permintaan tersebut terdiri dari
Permintaan Pengunjung Dewasa: Pd = 90 – 0,2 Qd
Permintaan Pengunjung Anak: Pa = 40 – 0,05 Qa
Dimana E$ adalah satuan mata uang Empekape; Q adalah jumlah pengunjung per hari; dan P adalah tarif masuk per pengunjung.

Sebagai pengamat ekonomi, saudara diminta untuk:
a. Membuat fungsi biaya total dari Taman Hiburan tersebut.
b. Memperkirakan berapa jumlah pengunjung per hari yang dapat membuat kesejahteraan rakyat maksimum (DWL=0). Berapa tarif masuknya?
c. Apakah investor akan setuju? Mengapa?
d. Memperkirakan berapa Tarif Masuk akan diterapkan pengusaha Taman Hiburan (anggap investor adalah monopolis yang menerapkan tarif yang sama antara pengunjung dewasa dan anak-anak), berapa pengunjung yang akan datang setiap harinya?
e. Berapa kesejahteraan konsumen yang berkurang jika dibandingkan dengan jawaban butir b?
f. Berapa keuntungan Investor per hari?
Jika pemerintah menyarankan bahwa tarif masuk harus dibedakan antara dewasa dan anak sesuai dengan permintaannya,
g. Berapa tarif masuk bagi anak dan dewasa?
h. Berapa jumlah pengunjung anak dan dewasa per hari?
i. Bagaimana keuntungan investor per hari? Mengapa demikian?
j. Bagaimana saran saudara? Mengapa?

Untuk memudahkan analisis saudara diminta untuk grafik yang menggambarkan semua masalah di atas (skala tidak penting).

30 March 2009

UTS Ekonomi Industri - Maret 2009

Salah seorang mahasiswa FEUI tertarik untuk meneliti sebuah industri yang di dalamnya terdapat 102 perusahaan. Faktor ketertarikan utama adalah bahwa dalam industri tersebut hanya ada dua perusahaan yang memiliki pangsa pasar yang paling besar, yaitu perusahaan A dan perusahaan B yang masing-masing menguasai 72 persen dan 18 persen. Sedangkan 100 perusahaan lainnya menguasai pangsa pasar yang sama besar. Dari penelitian lanjutan diketahui bahwa
perusahaan A memiliki fungsi biaya: TCb = 735 - 12Q + 0.6 Q^2 ;
sedangkan fungsi biaya perusahaan B adalah: TCb = 300 - Q + 3 Q^2.
Diketahui pula bahwa
A menganggap bahwa fungsi permintaan dia adalah Pa = 116 – Qa dan sebagai pesaing
B menganggap fungsi permintaan dia adalah Pb = 139 – 4Qb.

a. Hitung Herfindahl-Hirschman Index industri tersebut. Apa komentar anda?
b. UU No.5 tahun 1999 mengindikasikan bahwa perusahaan yang menguasai pangsa pasar lebih dari 50% patut dicurigai sebagai perusahaan monopoli. Apakah A merupakan monopolis? Mengapa?
c. Jika A menganggap bahwa B merupakan perusahaan yang berpotensi untuk mengganggu kinerja mereka dikemudian hari, strategi apa yang akan dilakukan A? Berapa harga yang akan diterapkan untuk membuat B sama sekali tidak mempunyai kesempatan untuk berkembang?
d. Jika A mengganggap bahwa B bukanlah pesaing yang dapat menimbulkan masalah karena selama ini B tidak menunjukkan usaha untuk bersaing, strategi apa yang akan dipilih oleh A?
e. Jika A mengganggap bahwa dirinya merupakan monopolis bagi segmen pasar yang dimilikinya (sesuai dengan kurva permintaan A), berapa harga yang akan diterapkan oleh A dan jumlah barang yang akan diperdagangkan?
f. Jika A dan B akan melakukan merger, bagaimana pengaruhnya terhadap HHI?
g. Diasumsikan bahwa pasar yang dihadapi oleh perusahaan gabungan itu adalah gabungan dari fungsi permintaan kedua pasar tersebut. Bagaimana fungsi permintaan dan fungsi marginal revenue dari perusahaan gabungan tersebut?
h. Bagaimana pula fungsi marginal cost perusahaan gabungan?
i. Berapa jumlah barang yang akan diproduksi dan berapa pula harganya?
j. Jika mereka memutuskan bahwa mereka akan tetap membuat segmentasi pasar sesuai dengan demand masing-masing sebelum penggabungan dan akan menerapkan diskriminasi harga, diskriminasi harga jenis apa yang akan mereka terapkan. Apakah syarat utama dari diskriminasi tersebut untuk dapat diterapkan?
k. Berapa harga dan jumlah yang akan diterapkan untuk pasar A?
l. Berapa pula harga dan jumlah untuk pasar B.
m. Jika anda penasehat perusahaan gabungan tersebut, strategi yang mana yang lebih baik? Mengapa?
n. Jika anda adalah penasehat pemerintah, strategi mana yang akan anda setujui, mengapa?

Catatan penting:
Jumlah permintaan gabungan adalah penjumlahan horizontal dari permintaan individu, demikian pula dengan marginal cost gabungan. Gunakan grafik untuk menuntun logika anda. Jawaban tidak harus sesuai dengan urutan pertanyaan.

27 March 2009

UTS Mikroekonomi untuk Kebijakan Publik - Maret 2009

SOAL A
Pada tahun 2008, Kementerian Perumahan Rakyat berhasil membangun 60.000 unit Rusunawa (Rumah Susun Sewa). Namun karena adanya krisis perekonomian dunia, Menteri Negara Perumahan Rakyat menurunkan target pembangunan Rusunawa di tahun 2009 menjadi hanya 55.000 unit Rusunawa baru. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan adanya ramalan para ahli ekonomi yang memperkirakan bahwa pertumbuhan pendapatan masyarakat hanya akan tumbuh sebesar 4 persen di tahun 2009 ini. Sementara itu harga bahan bangunan juga diperkirakan akan mengalami kenaikan sehingga pemerintah terpaksa akan menaikkan tarif sewa Rusunawa sebesar 8%. Melemahnya perekonomian juga akan menyebabkan melemahnya permintaan terhadap hunian sewa lainnya. Para ahli perumahan memperkirakan rata-rata harga sewa rumah pada umumnya (selain Rusunawa) akan menurun dari Rp.300.000 di tahun 2008 menjadi hanya Rp 285.000 di tahun 2009. Pemantauan terhadap permintaan Rusunawa selama ini menunjukkan bahwa elastisitas permintaan akibat adanya perubahan pendapatan adalah 0,8. Sementara elastisitas silangnya adalah 0,5. Gejala yang juga terlihat selama ini, jumlah Rusunawa yang diminta akan meningkat 15 persen jika harga sewa Rusunami dapat diturunkan sebesar 25 persen.
Jika anda adalah penasehat Menteri Negara Perumahan Rakyat, apakah anda akan menyarankan revisi target? Berapa unit Rusunawa baru yang harus dibangun tahun 2009? Jelaskan mekanisme perhitungannya.


SOAL B
Krisis juga memaksa pemerintah berpikir keras untuk menjaga agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terjamin. Salah satu dari kebutuhan dasar tersebut adalah minyak goreng. Saat ini pemerintah mengenakan PPN sebesar 10% terhadap minyak goreng. Untuk mengurangi beban masyarakat, pemerintah berencana untuk mencabut PPN dengan tujuan agar harga akan turun sebesar 10%.
Jika diketahui bahwa Permintaan Minyak Goreng adalah : P = 10500 - Q ; dan
Penawaran Minyak Goreng (dengan PPN) adalah : P = 2000 + 4 Q
1. Berapa harga minyak goreng pada saat ini dan setelah PPN untuk minyak goreng dihapuskan?
2. Apakah tujuan pemerintah akan tercapai? Jelaskan.
3. Bagaimana dan berapa besar dampak kebijakan tersebut terhadap keuangan pemerintah?
4. Siapa yang menikmati kebijakan tersebut dan berapa rupiah besar keseluruhannya (kaitkan dengan keuangan pemerintah)?
5. Apakah kesejahteraan konsumen akan bertambah, berkurang atau tidak berubah? Berapa rupiah pertambahan/penurunan kesejahteraan konsumen tersebut?

SOAL C
Pasar buah-buahan dalam negeri ramai “dibanjiri” buah-buahan impor. Hal ini menyebabkan banyaknya desakan terhadap pemerintah untuk melakukan sesuatu untuk melindungi para petani di dalam negeri. Para anggota DPR menyarankan agar pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 30.000,- untuk setiap kwintal buah yang dihasilkan oleh petani di dalam negeri.
Jika diketahui bahwa fungsi penawaran adalah P = 50.000 + 3 Q ;
sementara di lain sisi
fungsi permintaan terhadap buah-buahan adalah P = 400.000 - 2 Q ;
(Catatan: Harga (P) dalam satuan Rupiah dan Jumlah (Q) dalam satuan kwintal)
Harga Internasional buah-buahan pada saat in adalah Rp. 170.000,- per kwintal.

1. Berapakah perkiraan kenaikan produksi dalam negeri yang akan terjadi?
2. Berapakah penurunan impor yang akan terjadi?
3. Berapa beban yang harus ditanggung pemerintah?
4. Apakah dampak dari kebijakan tersebut terhadap kesejahteraan konsumen?
5. Adakah cara (kebijakan) lain untuk meningkatkan produksi dalam negeri ke jumlah yang sama (dengan butir 1) tanpa membebani keuangan pemerintah? Bagaimana caranya dan sebutkan besaran indikator kebijakan tersebut?
6. Apakah dampak dari kebijakan tersebut (butir 5) terhadap keuangan negara?
7. Apakah dampak dari kebijakan tersebut (butir 5) terhadap kesejahteraan konsumen?
8. Manakah kebijakan yang terbaik menurut anda (butir 5 atau subsidi)? Jelaskan.

SOAL D
Jelaskan dengan menggunakan grafik dan verbal dengan menggunakan teori konsumen, mengapa kurva permintaan barang inferior bersifat lebih inelastis daripada kurva permintaan barang normal.

25 March 2009

KUNCI CARA MENJAWAB. JANGAN PANIK DONG.....

Guys...
Nggak ada yang aneh sebetulnya dari soal-soal yang saya buat.
Hitung-hitungan sebenarnya cuma untuk saya melihat bagaimana mahasiswa berpikir.Itu juga sederhana sekali, hanya bermodal matematika anak SMA saja. Tambah, kali, bagi kurang dan sedikit turunan.

Kunci utama justru pemahaman grafik.
Tinggal ganti garisnya dengan persamaan yang saya berikan.
Kalau berpotongan, kan tinggal kasih tanda sama dengan.Kalau ada yang harus dicari minimum atau maksimumnya kan tinggal diturunkan.Kan waktu SMA sudah diajarkan bahwa sebuah kurva akan maksimum atau minimum jika turunan pertamanya sama dengan nol. Yang penting adalah kalian tahu darimana garis-garis itu datang. Misalnya dari mana MC datang. Apa yang dimaksud dengan elastisitas.

Satu kunci yang utama adalah...
PEMAHAMAN TENTANG TEORI YANG BERSANGKUTAN !!!
Saya tidak banyak menggunakan rumus-rumus yang rumit seperti di Martin untuk UTS ini. Tapi pemahaman menjadi hal yang utama.

Untuk UTS berikut, pahami perfect competition dan monopoli (sudah 2 semester belajar mikro kan?). Sebelumnya pahami juga demand dan supply, bagaimana menjumlah kurva demand individu menjadi kurva permintaan pasar. Dikasih kuncinya deh.... yaitu penjumlahan horisontal kurva individu. Jadi, diterjemahkan dalam matematika menjadi penjumlahan Q, sehingga kurva permintaan harus diubah dulu dalam bentuk Q= f(P). Tapi jangan lupa, Untuk mencari marginal revenue harus P=f(Q). Jadi setelah dijumlah harus dibalik lagi. Juga jangan lupa cost function, mahasiswa industri nggak bisa lepas dari cost function untuk selamanya.

Yang juga sudah dipelajari di Mikro 1 adalah Price Discrimination. Trust me itu bakalan saya pake juga. Penting untuk memahami kapan PD bisa efektif dan bagaimana PD diterapkan. Pelajari grafiknya dengan benar, kalian akan tahu apa yang harus dilakukan.

Ayo lah... semua sudah dipelajari sebelumnya kan?
Nggak ada alasan untuk nggak bisa lah.
You are the best in the country.

Sedikit tambahan di semester ini adalah Dominant Position. Yang penting kalian pahami adalah kalau dia bersaing apa yang akan diperhatikan oleh si dominan. Kalau dia merasa tidak ada saingan atau saingannya bakal menurut saja, apa yang akan dilakukan/diperhatikan.

Oh ya, tentu untuk mengukur pasar ada ukurannya kan? Ya itu dia, nggak jauh dari HHI dan CR4. Mudah lah itu....

INGAT !!!
MODALNYA UTAMANYA GRAFIK.
TIDAK SUSAH KAN?
LIHAT CATATAN.

Rasanya saya sudah banyak nih bocorannya.
Coba Dosen mana yang ngasih bocoran sebanyak itu.
Ha ha ha....

BTW, sorry ya... beberapa besaran tidak berhasil saya buat untuk menjadi bilangan bulat. I've worked 24 hours for that. Still I couldn't make it.

Masih ada hari libur buat latihan. Ngumpul mendingan. Diskusi.
Jangan lupa kasih tahu yang lain tentang catatan ini.

Selamat belajar.

22 March 2009

UTS Ekonomi Industri 2006

SOAL A

PT TYA sedang melakukan analisis pasar yang akan dimasukinya. Pasar yang dihadapi perusahaan ini relatif baru dan belum dibidik oleh perusahaan lainnya sehingga dalam jangka pendek dapat dipastikan bahwa perusahaan tersebut akan menjadi satu-satunya produsen. Hasil analisis pasar diketahui bahwa besarnya permintaan masyarakat adalah:
P = 700 – 2 Q
Untuk beroperasi diperlukan Investasi sebesar 2000, sedangkan biaya variabel rata-rata yang dibutuhkan untuk penghasilkan barang tersebut adalah:
AVC = 10 + 0.5Q
Saudara diminta untuk ikut melakukan analisis:
1. Berapa harga yang dapat memberikan keuntungan maksimum?
2. Apakah yang dimaksud dengan First Degree Price Discrimination (FPD)?
3. Berapakah tambahan pendapatan yang dapat diperoleh jika PT TYA dapat menerapkan FPD?
4. Apakah perekonomian diuntungkan atau dirugikan dengan penerapan FPD tersebut? Berapa kerugian atau keuntungan tersebut?
5. Apa komentar anda mengenai penerapan FPD tersebut?

SOAL B

Permintaan dalam Industri Xantia dipasok oleh 6 perusahaan besar yang masing-masing memiliki angka penjualan sebagai berikut:
A = 198::::: D = 180
B = 216::::: E = 144
C = 900::::: F = 162
Anda diminta untuk melakukan analisis terhadap industri tersebut dengan menjawab beberapa pertanyaan yang diberikan oleh KPPU sebagai berikut:
1. Hitung Herfindahl-Hirschman Index untuk industri tersebut. Apa komentar anda?
2. Jika anda juga diminta untuk menghitung Concentration Ratio, CR berapa yang akan anda usulkan untuk digunakan? Mengapa?
3. Jenis pasar apakah yang terjadi dalam industri tersebut?
4. Strategi apa saja yang kemungkinan besar diterapkan di pasar tersebut? Jelaskan apa yang biasanya dilakukan dalam strategi-strategi tersebut dalam penentuan jumlah dan harga barang.
5. Strategi mana yang menurut anda paling mungkin diterapkan? Mengapa?
6. Jika A, B, D, E dan F memutuskan untuk melakukan merger untuk meningkatkan daya saing dan bersaing dengan produsen lainnya. Teori mana yang menurut anda yang paling cocok untuk menggambarkan perubahan strategi yang terjadi? Jelaskan bagaimana teori tersebut akan bekerja untuk kasus industri tersebut (Bagaimana pembentukan jumlah dan harganya)
7. Bandingkan kondisi pasar pada butir 5 dan 6. Menurut anda, kondisi pasar manakah yang terbaik untuk perekonomian? Jelaskan.

Catatan:
* Jelaskan dengan menggunakan grafik yang bukan merupakan hiasan.
* Asumsikan seluruh perusahaan dalam industri berada pada Long-Run Average Cost Curve yang sama
* Asumsikan harga yang diterapkan oleh setiap perusahaan akan sama satu dengan yang lainnya pada waktu yang sama. Perbedaan harga hanya terjadi pada strategi yang berbeda.

UTS Ekonomi Industri 2008

Dari hasil penelitian FEUI diketahui bahwa ada 100 perusahaan dalam industri “Anu” di negeri ini. Seluruh perusahaan tersebut mempunyai fungsi biaya yang sama, yaitu:

TC = 800 – 4Q + 0.01Q2

Informasi BPS menunjukkan bahwa Perusahaan A pada berhasil menjual “Anu” sebanyak 200 set, Perusahaan B dan C masing-masing menjual 40 set, sedangkan 12 perusahaan lainnya masing-masing menjual 10 set.

Permintaan masyarakat akan barang “Anu” digambarkan sebagai:

P = 902 – 1.5Q

a. Hitung CR4 dan HHI industri tersebut.

b. Apakah penting untuk menghitung CR4 dalam kasus ini? Mengapa?

c. Jika anda adalah pemilik/pengambil keputusan pada Perusahaan A, kebijakan apa yang akan anda lakukan. Mengapa? (utarakan berdasarkan jenis pasar yang anda hadapi)

d. Berapa harga yang akan anda tetapkan? Mengapa (apa dasarnya)?

e. Jika anda dapat mengakuisisi seluruh perusahaan yang ada atau mengajak mereka membentuk kartel “Anu”, berapa jumlah produksi yang akan anda usulkan?

f. Berapa kira-kira harga yang akan terjadi?

g. Strategi apa saja yang dapat anda lakukan agar anda dapat menguasai seluruh pasar tersebut?

h. Tentunya ekonom dan KPPU tidak akan setuju dengan rencana tersebut. Mengapa?

i. Berapa harga yang wajar menurut ekonom?

j. Berapa jumlah yang wajar diproduksi menurut ekonom?

k. Berapa kerugian bagi konsumen yang timbul akibat usaha anda tersebut menurut ekonom?

l. Berapa kerugian perekonomian secara keseluruhan?

m. Jika ternyata, tanpa anda ketahui semula, perusahaan B dan C serta 12 perusahaan lainnya melakukan merger. Apa yang akan terjadi?

n. Berapa kira-kira produksi perusahaan anda? (Asumsi perusahaan baru tersebut tidak akan mau diajak bekerja sama karena takut melanggar hukum). Teori apa yang anda gunakan untuk menjawab hal ini?

Catatan penting:

Tidak semua soal saling berkait. e,f,g bisa dijawab tanpa menjawab a,b,c; demikian pula dengan i &j; k & l; tetapi m & n hanya bisa dipecahkan jika e,f,i,j sudah dijawab.

Gunakan grafik untuk menuntun logika anda.